mencari cahaya


Sungguh niat ini ingin berpuisi tapi satu bait pun tak mampu merangkainya,

jeritan kalbu mulai tak tahan ingin melampiaskan rasa,

bayangan kata indah melayang-layang saat memejamkan mata,

jiwa yang keras memaksakan diri untuk membuat jari menari,

namun tak berdaya lumpuh di tengah jalan,


layakkah raga ini berdiri ketika jiwa masih terlelap,

dan tersungkur ke dalam palung gelap yang dalam,

serta menikmati dunia yang keruh tak ada tujuan,

tak ada gunanya merunduk gelisah,


tersesat saat mencari titik cahaya yang lama hilang,

sudah saatnya hari menutup diri,

hening mencumbui lamunan

mengantarkan kehinaan berlumur dalam khayalan,

berayun dalam keterpurukan malam,


sang penguasa alam mengantarkan rahmat

dan mulai tertulis di lembaran takdir,

bahwa lembayu membawa titik cahaya kembali,

pemusnah lembah hitam perusak kalbu..

0 komentar:

Posting Komentar

Pages